Persija Vs Persib Dipindah ke Samarinda, Segiri Jadi Arena Derbi Panas Liga

Mei 7, 2026
Pesepak bola Persib Bandung Beckham Putra (tengah) berebut bola dengan pesepak bola Persija Jakarta Firza Andika (kanan) pada pertandingan BRI Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (23/9/2024). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/aww.

Nusantaraupdate.co, Jakarta – Laga sarat gengsi antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 dipastikan tidak berlangsung di Jakarta. I.League menginstruksikan Persija untuk menjamu rival abadinya tersebut di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (10/5/2026).

Keputusan itu diumumkan langsung oleh Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, usai rapat bersama pihak kepolisian dan manajemen klub di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu.

“Liga akhirnya memutuskan pertandingan akan digelar di Kalimantan Timur, tepatnya di Samarinda. Waktunya tetap sama, yaitu tanggal 10 Mei pukul 15.30 WIB,” ujar Ferry.

Menurut Ferry, faktor keamanan menjadi pertimbangan utama pemindahan venue pertandingan yang dikenal sebagai Derbi Indonesia tersebut. Rivalitas panas antara Persija dan Persib dinilai berpotensi memicu kerawanan apabila digelar di ibu kota.

Selain itu, padatnya agenda di Jakarta sepanjang Mei juga menjadi alasan tambahan. I.League menilai situasi tersebut membuat pelaksanaan pertandingan di Jakarta tidak ideal.

“Mei adalah bulan yang banyak sekali agenda-agenda yang tentunya dikhawatirkan menimbulkan hal-hal di luar daripada kewenangan atau keinginan aspek sepak bola itu sendiri,” katanya.

Sebelum memutuskan Stadion Segiri sebagai lokasi pertandingan, operator liga mengaku telah mempertimbangkan sejumlah stadion alternatif di Pulau Jawa. Namun opsi tersebut batal karena sebagian besar stadion juga digunakan untuk pertandingan lain pada waktu berdekatan.

I.League sempat mempertimbangkan Bali sebagai lokasi netral. Akan tetapi opsi itu urung dipilih karena Stadion Kapten I Wayan Dipta akan digunakan Bali United menghadapi Borneo FC sehari setelah laga Persija kontra Persib.

“Semula kita mau merencanakan untuk di Bali, tapi Bali bertanding tanggal 11. Regulasi kita melarang stadion dipakai berhimpitan dalam hari berbeda,” jelas Ferry.

Ia menambahkan, Samarinda akhirnya dipilih karena tidak ada agenda pertandingan lain di Kalimantan Timur pada tanggal tersebut. Kondisi itu dinilai paling memungkinkan dari sisi pengamanan maupun operasional pertandingan.

Meski digelar di luar Jakarta, pertandingan tetap akan dihadiri suporter tuan rumah. Namun, suporter Persib Bandung tetap tidak diperbolehkan hadir langsung di stadion sesuai regulasi keamanan yang berlaku.

Pertemuan Persija dan Persib kali ini juga memiliki arti penting dalam perebutan gelar juara. Persib Bandung saat ini memimpin klasemen sementara dengan 72 poin, sedangkan Persija berada di posisi ketiga dengan 65 poin dan masih memiliki peluang, meski cukup tipis, untuk bersaing dalam perebutan trofi musim ini.

Bagikan